Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hecker China Diduga Meretas Jaringan Indonesia

 


Hecker China dilaporkan telah berhasil meretas jaringan internet setidaknya 10 kementrian dan lembaga pemerintah Indonesia, termasuk Badan Intelejen Negara (BIN). Namun, hingga saat ini belum tahu tujuan dan kerugian yang ditimbulkan dari aksi peretasan tersebut.

Dugaan peretasan 10 jaringan internet kementrian dan lembaga pemerintah Indonesia ini terungkap dari laporan organisasi non-profit yang konsen terhadap keamanan siber, Insikt Group. Dikutip The Record yang mempublikasikan laporan tersebut, tim peneliti telah melihat peretasan terjadi sejak bulan April lalu.

Menurut laporan tersebut, peretasan dikaitkan dengan Mustang Panda, sekelompok hacker China yang dikenal dengan banyak aksi spionase yang menargetkan negara di kawasan Asia Tenggara.

Tim peneliti Insikt Group mendeteksi malware PlugX yang dioperasikan oleh grup Mustang Panda menggunakan server command and control (C&C) untuk berkomunikasi dengan host di dalam jaringan pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, hacker dapat mengendalikan sistem yang disusupi oleh malware dan menerima data curian dari jaringan target.

Sistem yang menjalankan malware dan berkomunikasi ke server C&C berbasis internet bisa mengekstrak data penting target, seperti menangkap password pengguna dan juga dapat melakukan lebih banyak kerusakan. Laporan ini tidak menyebutkan jelas metode pengiriman malware ke jaringan pemerintah Indonesia.

Peneliti Insikt Group dikabarkan sudah memberi tahu pihak berwenang di Indonesia tentang peretasan tersebut pada Juni dan Juli 2021. Namun, tim peneliti tidak menerima tanggapan atas laporan tersebut.

Di sisi lain, salah satu sumber yang akrab dengan penyelidikan mengatakan kepada The Record, bahwa pada bulan Agustus lalu pihak otoritas Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan membersihkan sistem yang terinfeksi.

Meski demikian, beberapa hari kemudian peneliti Insikt Group mengkonfirmasi bahwa host di dalam jaringan pemerintah Indonesia masih berkomunikasi dengan server malware Mustang Panda.

The Record telah meminta tanggapan kepada BIN yang menjadi salah satu target peretasan pada Juli dan Agustus lalu, namun tidak membalas permintaan tersebut.

Posting Komentar untuk "Hecker China Diduga Meretas Jaringan Indonesia"