Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tambang Emas Milik Peter Sondakh Mau IPO

 


Perusahaan tambang emas Archi Indonesia berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di BEI. Archi akan mengelar paparan publik sebagai bagian dari rencana IPO pada Senin, 31Mei 2021.

Archi dikuasai Rajawali Corpora, grup bisnis yang dikendalikan oleh konglomerat Peter Sondakh, orang terkaya peringkat 18 di Indonesia tahun 2020 versi Forbes.

Berdiri pada tahun 2010, Archi mengklaim bisa memproses lebih dari 8 ton emas per tahun. Perusahaan mengelola tambang emas dan perak di Minahasa Utara dan Bitung, Sulawesi Utara.

Archi Indonesia mengelola bisnisnya melalui tiga anak usahanya, yaitu ;

• PT Meares Soputan Mining (MSM), mengelola area konsesi seluas 8.969 hektar dari luas keseluruhan 744.000 hektar.

• PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), mengelola 30.848 hektar di Sulawesi Utara.

• PT Karya Kreasi Mulia (KKM), menyediakan jasa pertambangan untuk mendukung MSM dan TTN.

Pendapatan Archi naik 2,5% pada 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2019 pendapatan Archi US$ 383,70juta sedangkan pada tahun 2020 pendapatan Archi US$ 393,30 juta.

Sebenarnya Archi sudah berencana IPO pada tahun 2014 lalu. Tapi, rencana tersebut ditunda karena berbagai faktor seperti, volatilitas harga komoditas hingga kondisi ekonomi makro.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, sudah ada 17 perusahaan yang melakukan IPO sepanjang tahun ini sampai akhir Mei 2021.

Selama 5 bulan pertama 2021, belum ada perusahaan yang bisa mengantongi dana IPO hingga lebih dari Rp 1triliun. Apakah Archi bisa?


Sekian, terima kasih sudah berkunjung ke alhuda14.net

Posting Komentar untuk "Tambang Emas Milik Peter Sondakh Mau IPO"