Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Raksasa Ritel RI : Giant, Centro sampai Matahari Bakalan Tutup

 


Covid-19 Indonesian- Pandemi Covid-19 menyebabkan bisnis ritel raksasa tanah air terguncang.

Aktivitas ekonomi yang belum pulih karena kebijakan pembatasan sosial menyebabkan penurunan pendapatan pengelola ritel besar di tengah tingginya beban biaya operasional.

PT Hero Supermarket Tbk (HEO) perusahaan pengelola gerai titel Giant misalnya, menutup gerainya di Depok, Jawa Barat dan Kalibata, Jakarta Selatan.

Selain Giant, emiten ritel milik Grup Lippo, PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) juga berencana menutup 13 gerainya pada tahun ini.

Dampak pendemi juga dirasakan emiten toko ritel lainnya yakni pengelola jaringan ritel Centro, PT Tozy Sentosa yang menutup gerai di Bintaro dan Plaza Ambarukmo.

Apa yang menyebabkan banyak ritel besar tumbang?

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansyah menjelaskan, peritelan besar menghadapi tentangan yang sulit untuk bertahan di masa pandemi.

Tingginya biaya operasional yang tak diimbangi dengan pendapatan membuat pelaku di industri ini harus tutup gerai.

"Tadi yang disebutkan Centro dan Giant itu adalah big format. Kalau big format memang makin besar retail makin sulit karena kondisi tahun lalu belum bisa berproduksi maksimal sehingga tingkat traffic menurun, cost sewa mahal", jelasnya di program Closing Bell CNCB Indonesia, kamis (25/3/2021).

Pelonggaran aturan PPKM Mikro terkait jam buka pusat perbelanjaan cukup meningkat kedatangan pengunjung di mal.

Budi mengatakan pada saat weekend traffic ke mal meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

"Kita berterima kasih pemerintah mau dengar pelaku usaha jam buka sampai 21.00, nuansanya sekarang cukup positif konsumen mulai ada keyakinan," jelasnya.

Budi menjelaskan cash flow pelaku ritel tidak lagi seperti sebelum pendemi. Pemasukan tidak bisa didapat setiap hari, hanya hari-hari tertentu ada pembelian.

Sehingga pendapatannya menurun 50%-80% itu membuat strategi jangka pendek berantakan. Makanya masih dibutuhkan bantuan likuiditas dari pemerintah.

Dari sisi pembiayaan saat ini pelaku ritel sudah dapat merasakan rendahnya bunga cicilan kredit berusaha, juga penundaan bayar cicilan.


Sekian, terima kasih sudah berkunjung ke alhuda14.net

Posting Komentar untuk "Raksasa Ritel RI : Giant, Centro sampai Matahari Bakalan Tutup"