Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Oknum KAEF Dapat Rp 30 juta/Hari Dari Antigen Bekas

 


Covid-19 Indonesian - Polda Sumatera Utara menyampaikan Plt Busines Manajer Laboratorium Kimia Farma Medan berinisial PM yang merangkap Kepala Layanan Kimia Farma Diagnostik Bandara Kualanamu meraup keuntungan sebesar Rp 30 juta per hari dari pelayanan tes antigen menggunakan alat bekas.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra menjelaskan bahwa rata-rata pasien tes antigen yang dilayani PM sekitar 250 orang per hari. Namun yang dilaporkan ke Bandara Kualanamu dan pusat Kantor Laboratorium Kimia Farma yang berlokasi di jalan R.A Kartini hanya sekitar 100 orang.

Kimia Farma Tbk melalui cucu usaha Kimia Farma Diagnostik sudah angkat suara. Mereka menyatakan bahwa tes antigen bekas di Bandara Kualanamu bertentangan dengan Standar Operating Procedure (SOP) perusahaan. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostik Adil Fadhilah Bulqini sudah menyebut pelayanan antigen bekas termasuk pelanggaran berat perusahaan.

"Apabila terbukti bersalah, maka para oknum petugas layanan rapid test tersebut akan kami berikan tindakan tegas dan sanksi yang berat sesuai ketentuan yang berlaku," ujurnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/4).

Posting Komentar untuk "Oknum KAEF Dapat Rp 30 juta/Hari Dari Antigen Bekas"