Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Barang Dari China kenapa Bisa Murah-Murah?

 


Beberapa waktu lalu, sempet heboh tentang banyaknya produk impor dari China yang dijual di berbagai konsumen di Indonesia.

Harga produk dari China yang sangat murah tersebut, bahkan bisa 80% lebih murah dari pasaran Indonesia, membuat UMKM kita kesulitan untuk bersaing .

Kalau dilihat lebih jauh, persoalan murahnya barang dari China tidak hanya terjadi saat ini atau di sini, tapi seluruh produk made in China yang beredar sejak dulu di dunia.

Kenapa barang-barang yang dari China bisa semurah itu?

Banyak yang beranggapan harga barang di China yang murah karena murahnya upah para pekerja.

Padahal, per Januari 2021, upah minimal di Shanghai sekitar Rp 5 jutaan per bulan. Lebih tinggi dari UMR semua daerah di Indonesia dan banyak negara lain. Jadi, upah pekerja bukan satu-satunya faktor penentunya. 

Kalau begitu apa faktor yang menyebabkan China bisa menjual barang dengan sangat murah sekali?

Nah, berikut beberapa faktor kenapa barang-barang dari China bisa sangat murah ;


1. Ketersediaan bahan baku dan komponen industri.

Ekosistem bisnis manufaktur di China sudah dibentuk selama 3 dekade terakhir. Jadi biaya manufaktur di China bisa lebih murah karena rantai pasoknya sangat kuat.

Sebagian besar bahan baku, bahan mentah dan komponen untuk produksi tersedia secara lokal sehingga mudah diperoleh dan harganya jauh lebih murah.

Hal ini juga membuat banyak perusahaan AS dan Eropa akhirnya membuat pabrik mereka di China.


2. Kebijakan pajak ekspor.

Salah satu yang bikin barang impor dari China murah adalah kebijakan pajak ekspor di China sangat rendah.

Pemerintah China menghapus semua pajak berganda sampai PPN pun dibuat 0% untuk produk yang akan dijual ekspor.


3. Infrastruktur dan sistem logistik yang memadai.

Untuk menunjang industrinya, China membangun banyak pelabuhan, jalan dan jalur kereta api.

Sistem ini menghubungkan tidak hanya kota besar, tapi juga kota-kota kecil yang menjadi zona manufaktur industri. Hal ini membuat pengiriman menjadi lebih murah dan cepat.


4. Subsidi biaya produksi.

Dalam kawasan industri China, banyak biaya produksi disubsidi secara besar-besaran. Misalnya ; listrik dan air hingga 30% dibandingkan untuk rumah tangga biasa atau zona komersil. Subsidi ini membuat produksi menjadi lebih murah.


5. Teknologi dan skill buruh.

Tersedianya teknologi/mesin produksi terkini, termasuk automasi, sehingga bisa membuat produk berkualitas dengan kapasitas produksi yang besar. 

Selain teknologi, China memiliki populasi yang besar, sehingga memiliki akses ke SDM yang lebih unggul.


Selain faktor-faktor tersebut, masih ada beberapa hal lain yang membuat produk China lebih murah. Seperti birokrasi, kluster industri, devaluasi, mata uang dan lain sebagainnya.

Melihat hal tersebut, negara berkembang seperti Indonesia, Vietnam dan India membutuhkan lebih dari sekedar upah tenaga kerja yang murah untuk bersaing dengan China.

Karena industri tidak bisa tumbuh sendiri, tetapi tergantung pada ketersediaan bahan baku, kebijakan pemerintah, distribusi dll.

Dengan keunggulan seperti itu, gimana cara Indonesia melawan serbuan barang-barang murah dari China?


Sekian,jangan lupa tinggalkan komentar di kolom komentar ya sobat dan terima kasih sudah berkunjung ke alhuda14.net

Posting Komentar untuk "Barang Dari China kenapa Bisa Murah-Murah?"