Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

3 Waktu Utama Terkabulnya Do'a di Bulan Ramadhan

 


Buat yang sedang memiliki banyak harapan, sebagian mungkin sedang berbahagia karena harapannya terkabul, atau sebagian mungkin sedang dirundung kesedihan karena yang dinanti tak kunjung didapat. La Tahzan ( jangan bersedih). Insya Allah...Allah masih terus mendengarkan hamba-Nya selama ia tidak berputus asa dalam berdoa. Teruslah berdoa dengan sepenuh hati.

"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa akan dikabulkan", (HR. Al Bazaar, jami'ul Ahadits, Imam Suyuthi).

Hadits dia atas menjadi salah satu landasan penguat Ramadhan sebagai bulan do'a. Di sela-sela ayat yang berkaitan dengan dikabulkannya do'a, yaitu :

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawab lah, bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran" (QS. Al-Baqarah :186).

Ibnu Katsir Ra. juga menjelaskan dalam Tafsir Al Qur'an mengenai anjuran memperbanyak berdo'a di bulan Ramadhan. Dalam bulan Ramadhan pun terdapat waktu-waktu yang lebih utama untuk terkabulnya Do'a.

Kapan saja waktu utama tersebut?


1. Waktu Sahur

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda : " Rabb kita tabaroka wa ta'ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Alloh berfirman, "siapa saja yang berdo'a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni" (HR. Bukhori dan Muslim).

Do'a dan istigfar di waktu sahur juga mudah dikabulkan.


2. Selama Berpuasa

Dari Abu Hurairah Ra. Nabi Saw bersabda; "Tiga orang yang do'anya tidak tertolak : orang yang berpuasa sampai berbuka, pemimpin yang adil, dan do'a orang yang dizhalimi." (HR. Ahmad).

Tetapi selama berpuasa jangan melakukan hal-hal yang dapat membuat puasa kita sia-sia belaka. Seperti, tidur seharian, ghibah, iri, dengki dan riyak.


3. Ketika Berbuka Puasa

Ketika mendengar suara adzan segerakan membatalkan puasa dengan yang manis-manis, ketika kita akan membatalkannya jangan lupa untuk memohon/berdo'a, terkadang banyak orang yang lupa karena terburu-buru untuk cepat berbuka karena sudah tidak kuasa menahan lapar.

Syaikh Utsaimim menjelaskan bahwa, "Do'a (yang mustajab) adalah sebelum/menjelang berbuka yaitu ketika akan terbenam matahari. Karena saat itu terkumpul (sebab-sebab mustajabnya doa) berupa hati yang tunduk dan perasaan rendah dihadapan Robb karena ia berpuasa. Semua sebab ini adalah penyebab doa dikabulkan. Adapun setelah berbuka puasa, badan sudah segar lagi dan nyaman. Bisa jadi ia lalai (akan sebab-sebab mustajab). Akan tetapi terdapat hadits yang seandainya shahih maka doa mustajab itu setelah buka puasa yaitu doa: Dzahabaz dzama' wabtallail 'uruq wa tsabatal ajru insyaallah. Maka doa mustajab itu setelah berbuka".


Imam Nawawi Ra. berkata ;

" Di sunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak doa demi urusan akhirat dan dunianya, ia juga boleh berdoa untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan doa kebaikan untuk kaum muslimin secara umum." (Al-Majmu').

Mari kita manfaatkan waktu di bulan Ramadhan ini dengan memperbanyak berdo'a, terutama di 3 waktu tersebut.


Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung ke alhuda14.net

Posting Komentar untuk "3 Waktu Utama Terkabulnya Do'a di Bulan Ramadhan"