Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

7 Karomah Sunan Kalijaga, Benar-benar di Luar Akal Manusia!

alhuda14.net - Karomah Sunan Kalijaga selalu sukses membuat takjub, baik bagi orang-orang yang menyaksikannya secara langsung maupun yang hanya sekadar mendengar ceritanya. Meski pada akhirnya tidak semua orang bisa dengan mudahnya mempercayai hal itu. Namun, nyatanya sejarah telah mencatat Sunan Kalijaga sebagai salah satu wali yang memang memiliki sejumlah kesaktian.

Hidup pada abad ke 14 hingga 15 Masehi, sejak kecil Sunan Kalijaga ternyata memang sudah diarahkan untuk mendalami ajaran Islam. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila akhirnya ia memiliki peran yang penting dalam penyebaran Islam di pulau Jawa. Dalam tugasnya mendakwahkan Islam, banyak kisah-kisah menarik yang ia alami, termasuk mengenai karomahnya. Penasaran? Yuk, simak artikel mengenai karomah Sunan Kalijaga berikut ini!

karomah sunan kalijaga


Inilah Karomah Sunan Kalijaga

Meski terdengar tidak masuk akal, berikut sejumlah karomah Sunan Kalijaga:

Mengubah tanah menjadi emas

Bukti kesaktian Sunan Kalijaga yang pertama bisa dilihat pada masa pemerintahan Rana Wijaya. Wilayah yang dipimpin oleh raja bergelar Ki Pandanaran II itu bisa dikatakan sebagai daerah yang maju dan makmur. Tidak hanya itu, proses penyebaran agama Islam juga berjalan baik. Namun, karena hal itulah, Rana Wijaya berubah menjadi sosok yang sombong. Kesombongan itu akhirnya diketahui oleh orang-orang, termasuk Sunan Kalijaga.

Menyadari bahwa sikap sang raja sudah salah, maka Sunan Kalijaga tidak ingin tinggal diam. Ia bertemu dengan raja dan menyamar sebagai penjual rumput. Saat itulah, Sunan Kalijaga berusaha memberi peringatan mengenai tingkah Rana Wijaya yang sudah tidak sesuai dengan petunjuk agama Islam. Akan tetapi, peringatan tersebut hanya dianggap angin lalu dan tidak ditanggapi sama sekali.

Oleh karena itu, Sunan Kalijaga berusaha menunjukkan kesaktiannya dengan cara mencangkul tanah. Ajaibnya, setiap tanah yang dicangkul akan berubah menjadi emas. Berkat karomah Sunan Kalijaga tersebut, Ki Pandanaran tentu sangat terkejut. Beberapa saat setelah mengetahui penyamaran Sunan Kalijaga, ia akhirnya memutuskan untuk bertobat.

Tidak dapat terbakar

Salah satu kisah menarik Sunan Kalijaga adalah ketika dirinya berada di Cirebon. Pada waktu itu, ia menyamar sebagai seorang santri tua bernama Kyai Merbod. Dikisahkan bahwa Kiai Merbod diperintahkan oleh Penambahan Ratu untuk menjadi imam shalat Jum’at. Namun, tidak disangka Kiai Merbod tidak melakukan apapun sebagaimana yang seharusnya dilakukan imam ketika memimpin shalat.

Sikap diamnya tersebut memicu kemarahan Penambahan Ratu. Ia dianggap telah menistakan agama. Akibatnya, Kiai Merbod dihukum dengan cara dipanggang dalam bara api yang besar. Namun, hal yang mengherankan adalah ia malah tidak terbakar. Beberapa saat setelah peristiwa itu terungkaplah bahwa Kiai Merbod merupakan jelmaan dari Sunan Kalijaga.

Pada akhirnya, Penambahan Ratu merasa sangat menyesal akibat kesalahannya. Ia pun segera meminta maaf atas perbuatan keliru yang telah dilakukan. Dari kisah ini, terungkaplah bahwa salah satu karomah Sunan Kalijaga adalah tidak bisa dibakar meski berada dalam bara api yang besar.

Berbulan-bulan tidak makan dan minum

Hakikatnya, agar bisa tetap kuat menjalankan segala aktivitas, maka setiap manusia pasti butuh makan dan minum. Namun, hal itu ternyata tidak berlaku bagi salah satu tokoh Walisongo yang satu ini. Nyatanya, Sunan Kalijaga tetap bisa bertahan meski tidak pernah makan dan minum, bahkan hingga berbulan-bulan lamanya.

Dikisahkan bahwa pemilik nama asli Raden Said itu menghabiskan waktunya untuk berdiam diri di pinggir sungai. Itu berlangsung selama berbulan-bulan dan ia tidak melakukan apa pun selain berdzikir. Hal itu pulalah yang menyebabkan ia disebut Sunan Kalijaga karena banyak menghabiskan waktu untuk menjaga sungai (kali).

Meski pada akhirnya karomah Sunan Kalijaga yang satu ini terdengar sangat diluar akal sehat manusia. Namun, pada kenyataannya, hal tersebut juga tidak bisa dielak. Dalam artian, kejadian  itu memang bukan hal yang mustahil terjadi bagi seorang wali, termasuk Sunan Kalijaga. Sebab, hakikatnya para wali memang memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki manusia biasa.

Bertemu Nabi Khidir

Kisah karomah Sunan Kalijaga berikutnya adalah ketika ia diberi kesempatan oleh Allah untuk bertemu salah satu nabi-Nya. Dalam hal ini adalah Nabi Khidir, yaitu seorang nabi misterius yang disebutkan dalam Surah Al-Kahf ayat 65-82. Bahkan, tidak hanya sekadar bertemu, Sunan Kalijaga juga berkesempatan untuk berguru pada Nabi Khidir.

Peristiwa mengenai pertemuan Sunan Kalijaga dengan Nabi Khidir itu berlangsung di Lukmat al-Gaib. Pada waktu itu, ia menjelma menjadi seorang anak bujang yang memberi nasihat mengenai berbagai macam nafsu. Di antaranya nafsu lawwamah, amarah, sufiyah, hingga nafsu mutmainnah.

Mengubah biji besi menjadi sebesar gunung

Diceritakan bahwa Sunan Kalijaga membawa besi kepada Empu Supo. Bahan besi tersebut ingin dijadikan sebagai keris. Hal itu spontan membuat Empu Supo terkesan meremehkan Sunan Kalijaga yang hanya membawa bijih besi saja. Saat itulah, berkat ilmu Sunan Kalijaga dan tentunya atas izin Allah, bijih besi yang berukuran kecil diubah menjadi sebesar gunung.

Pada akhirnya, hal itu tentu saja membuat Empu Supo terheran-heran. Kemudian, akibat besarnya bahan besi, maka ia tidak sanggup untuk membentuknya menjadi keris. Pada waktu itulah, dengan kesaktiannya Sunan Kalijaga kembali mengubah besi sebagaimana ukuran yang semula.

Menghidupkan berbagai binatang

Jika Nabi Isa memiliki salah satu mukjizat dahsyat, yaitu mampu menghidupkan orang yang telah mati. Maka, hampir sama dengan hal itu, Sunan Kalijaga pun juga memiliki kemampuan yang tidak kalah dahsyatnya. Diceritakan bahwa Sunan Kalijaga memiliki karomah yang sangat luar biasa, yaitu mampu menghidupkan kembali sejumlah binatang.

Misalnya saja, ketika ia berhasil menghidupkan ayam tukung. Kemudian, meski dagingnya sudah habis, ia juga bisa menghidupkan ikan yang sebenarnya hanya tersisa tulangnya saja. Sampai di sini saja bisa dikatakan bahwa karomah Sunan Kalijaga memang benar-benar sangat ajaib bukan?

Memiliki baju takwa peninggalan Rasulullah

Siapa sangka, Sunan Kalijaga juga mewarisi baju takwa peninggalan Nabi Muhammad saw, lho. Dahsyatnya, baju tersebut bukan sembarang baju sebagaimana pada umumnya. Sebab, secara otomatis, baju takwa tersebut bisa berubah-ubah warnanya sesuai dengan warna kesukaan orang yang melihatnya. Dengan adanya sejumlah karomah Sunan Kalijaga tersebut, Anda tentu merasa terheran-heran. 

Pasalnya, berdasarkan pemikiran rasional, maka semua hal tersebut memang akan terdengar mustahil terjadi bagi manusia biasa. Namun, saat ini Anda memang harus mulai menumbuhkan kepercayaan bahwa karomah memang benar-benar ada. Hanya saja itu tidak berlaku untuk semua manusia melainkan bagi para wali dan orang-orang yang memang Allah izinkan saja.

Semua kesaktian yang dimiliki tersebut tentu saja tidak bisa dilepaskan dari adanya amalan karomah Sunan Kalijaga. Selain faktor itu, tidak bisa dimungkiri juga mengenai ketekunan Sunan Kalijaga dalam mempelajari dan memperdalam ilmu agama Islam. Bahkan, ia pun juga menunjukkan keseriusannya untuk ikut andil dalam penyebaran Islam.

Dengan semua hal itu, maka wajar jika Sunan Kalijaga diberi keistimewaan untuk mengalami sejumlah kejadian luar biasa. Pada akhirnya, semoga kisah-kisah tentang karomah Sunan Kalijaga tersebut bisa menambah wawasan dan keimanan Anda, ya.

Posting Komentar untuk "7 Karomah Sunan Kalijaga, Benar-benar di Luar Akal Manusia!"